Kalau kamu ingin berkunjung ke beberapa negara Eropa tentunya kamu harus membawa beberapa dokumen penting seperti Visa. jika kamu ingin mengunjungi lebih dari 1 negara tentunya akan sangat repot jika harus mengajukan Visa ke negara yang yang berbeda. Nah untuk memudahkan kunjungan ke Eropa saat ini kamu bisa mengetahui cara membuat visa schengen yang berlaku di 26 negara Eropa termasuk destinasi wisata populer seperti Prancis Belanda dan Spanyol. Simak pengalamanku mendapatkan visa Sehngen yang berlaku 5 tahun di bawah ya!

Daftar Isi

Apa Sih Visa Schengen Itu?

Mungkin kamu masih asing dengan jenis visa yang satu ini karena tidak ada negara dengan nama tersebut, Schengen sendiri adalah nama kota di negara Luxemburg. Visa ini sebenarnya adalah hasil Perjanjian Schengen yang  dilakukan oleh negara-negara Uni-Eropa pada tahun 1985 di kota Schengen.

Isi perjanjian tersebut antara lain adalah menghapuskan pengawasan pada perbatasan di antara negara-negara Uni Eropa yang masuk dalam perjanjian tersebut serta mencakup aturan-aturan tertentu  tentang kebijakan bersama untuk memberikan izin masuk ke negra- negara Uni Eropa dalam jangka pendek.

Daftar Negara Schengen

Hingga saat ini ada 26 negara yang tergabung dalam Visa Schengen yakni 23 negara Uni Eropa dan 3 negara non-Uni Eropa diantaranya adalah Belanda, Jerman, Yunani, Italia, Latvia, Perancis, Hungaria, Islandia, Republik Ceko, Austria, Estonia, Finlandia, Luxemburg, Portugal, Norwegia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Lithuania, Polandia, Swiss, Denmark, Swedia, Malta, dan Belgia. Bisa dibilang visa schengen adalah kartu Sakti di mana anda bisa menjelajah beberapa negara Eropa dengan hanya satu Visa.

Meskipun kamu bisa mengunjungi negara-negara tersebut hanya dengan satu visa, kamu hanya bisa menggunakan Visa Schengen dalam batas waktu yang ditentukan yakni  paling lama 90 hari dan dengan jangka waktu selama 6 bulan atau 180 hari sejak visa diterbitkan.

Sebab, visa ini bukan visa yang diperuntukkan untuk tinggal maupun bekerja serta studi dalam waktu lama dan hanya diperuntukkan untuk mereka yang melakukan kunjungan singkat, traveling, wisata maupun perjalanan bisnis saja.

Traveling Aja Dulu Book Olivia Purba

Selain itu jika kamu ingin mengajukan visa ini sebaiknya ketahui dengan benar kapan masa berlaku visa dimulai dan berakhir. Misalnya jika kamu mulai menginjakkan kaki di Spanyol pada tanggal 1 Juni 2019 dan tinggal selama 15 hari maka kamu hanya memiliki masa tinggal selama 75 hari hingga tanggal 1 Desember 2019.

Kamu juga bisa cek artikel lain di blog ini untuk pembuatan visa Amerika Serikat, Eropa (visa Schengen), Korea SelatanJepangChinaAustralia, New Zeland, Inggris, KanadaRusia, TurkiDubaiIrlandiaYordania, Taiwan.

Patung David Michelangelo - Kopenhangen 2017

Patung David Michelangelo – Kopenhangen 2017

Jenis Visa Schengen

Saat ini ada dua jenis visa schengen yang berlaku yakni single entry dan multiple entry. Visa single entry berlaku jika kamu hanya ingin mengunjungi negara Schengen dan visa multiple entry diperuntukkan untuk kamu yang berkunjung ke negara Schengen dan non Schengen contohnya jika kamu ingin mengunjungi Jerman kemudian kamu pergi ke Inggris dan kemudian masuk atau kembali lagi ke Jerman maupun negara Schengen lainnya. Pastikan kamu mengajukan jenis visa yang tepat sesuai kebutuhan.

visa schengen

Visa Schengen saya berlaku 5 tahun

Cara Mengajukan Visa Schengen

Cara mengajukan Visa ini sebenarnya  tak jauh berbeda dengan mengajukan Visa di negara lainnya dan prosesnya juga cukup mudah jika dokumen yang kamu miliki sudah lengkap dan memenuhi syarat. Kalau kamu berencana untuk melakukan trip di Eropa maka kamu bisa mulai mengajukan Visa schengen dari sekarang. Berikut kami berikan langkah mengajukan Visa schengen yang bisa kamu lakukan sendiri.

1. Menentukan Jadwal Kunjungan di Eropa

Sebelum mengajukan Visa schengen pada negara yang dituju sebaiknya kamu membuat itenerary atau jadwal perjalanan dan tinggal selama di Eropa. Hal ini akan membantu kamu untuk memilih kedutaan negara mana yang akan kamu tuju untuk pengajuan Visa karena negara yang penerbitan visa harusnya negara di mana kamu tinggal paling lama selama di Eropa.

Sedikit saran, kamu bisa mengajukan Visa negara Belanda karena untuk pembuatan Visa negara ini lumayan lebih mudah dibandingkan dengan negara lain.

Sebagai contoh supaya lebih mudah dipahami, jika kamu ingin pergi ke Belanda selama 5 hari dan pergi ke Perancis selama 3 hari, maka kamu harus mengurusnya ke kedutaan Belanda. Demikian juga jika kamu ingin tinggal selama 7 hari di Italia dan 4 hari di Yunani, maka kamu bisa mengajukan visa ke kedutaan Italia. Mudah bukan?

Wine sunset di Belgrade, Serbia 2017

Wine sunset di Belgrade, Serbia 2017

Intinya jika kamu sudah memiliki visa schengen dari negara tersebut  maka kamu bisa melakukan trip dan tinggal di negara lain yang berdekatan atau masih satu kawasan dengan negara tersebut. Saat ini untuk mengajukan visa Schengen kamu juga bisa melakukannya di kantor perwakilan VFS Global yang tersedia di beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya dan Bali.

2. Ketahui Persyaratan dan Lengkapi Dokumen yang dibutuhkan

Untuk mengetahui apa saja persyaratan formulir pendaftaran kamu bisa mengundungnya dari website VFS atau https://www.vfsglobal.com/ atau dengan mengunduh dari website kedutaan yang kamu tuju.

Hingga saat ini formulir pengajuan visa Schengen hanya terdiri dari tiga lembar. Selain mengisi formulir, kamu juga harus melampirkan dokumen lain yang dibutuhkan seperti

  • Paspor (harus masih berlaku minimal 3 bulan dari saat keluar dari wilayah Schengen)
  • Dua lembar Pas foto ukuran 3,5cm x 4cm dengan latar belakang putih atau sesuai dengan detail yang diminta oleh negara penerbit visa.
  • Bukti keuangan atau rekening bank aplikan termasuk di dalamnya slip gaji dalam 3 bulan terakhir dan surat keterangan kerja dari perusahaan. Dokumen ini harus menunjukkan minimal kamu memiliki uang setidaknya 39 Euro per harinya untuk tinggal di Eropa atau sekitar Rp 616.030. berarti jika kamu berencana tinggal selama 10 hari kamu harus memiliki minimal Rp 6.160.300.
  • Tiket pesawat pulang dan pergi. Kamu tidak wajib harus beli, bisa pesan dummy tiket (tiket sementara) di https://www.dummyticket.com/, dengan harga murah.
  • Bukti Reservasi hotel selama di Eropa. Khusus untuk pemesanan akomodasi, aku pakai Booking.com yang gratis cancelation.
  • Surat sponsor atau surat undangan dari keluarga, teman atau kerabat yang tinggal di sana bisa memperkuat disetujuinya visa karena orang tersebut akan dianggap sebagai penjamin saat kamu berada di sana. Cek contoh surat sponsor visa di sini.
  • Bukti Asuransi, saat ini ada banyak agen asuransi di Indonesia yang menawarkan paket Visa Schengen dan bisa mendaftar melalui online sehingga tak perlu repot mengurusnya.beberapa perusahaan juga bisa mengembalikan premi yang sudah kamu bayar jika permohonan visamu ditolak.
Press Hotel

Press Hostel Warsaw tempat aku stay di Warsaw, Polandia yang murah tapi cantik di pesan via Booking.com (klik untuk liat atau pesan)

3. Mengirimkan berkas-berkas, membuat janji interview dan biaya pembuatan

Saat ini ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengajukan visa Schengen yakni dengan cara online atau mendatangi kantor kedutaan besar secara langsung maupun kantor VFS Global dimana mereka juga menyediakan loket kedutaan besar negara tertentu.

Apabila kamu mengajukan visa secara online maka berkas dokumen  diserahkan pada saat melakukan interview dimana jadwalnya dibuat secara online terlebih dahulu. Jika tidak mendaftar secara online, kamu bisa datang langsung ke kedutaan dan menunggu kabar dari pihak kedutaan tentang kapan kamu bisa melakukan wawancara.

4. Menghadiri Interview atau wawancara

Setelah membuat janji temu atau medapatkan jadwal interview dari pihak kedutaan, kamu bisa melakukan interview terkait perjalananmu ke Eropa. Setelah interview selesai, kamu juga mesti membayar sejumlah biaya untuk visa tersebut yakni kurang lebih sebesar EUR 60 atau sekitar Rp 947.223  untuk dewasa di atas 12 tahun atau EUR 35 atau sekitar Rp 522.533 untuk anak-anak berusia 6-12 tahun. Biaya visa dibayar dalam Rupiah sesuai kurs yang berlaku di hari tersebut. Selanjutnya kamu hanya perlu menunggu keputusan dari pihak kedutaan apakah pengajuan visa ditolak atau disetujui.

Menikmati Wafle Khas Belgia di Leuven 2017

Menikmati Wafle Khas Belgia di Leuven 2017

Keputusan pengajuan visa diterima atau ditolak biasanya bisa kamu ketahui dalam hitungan jam hingga paling lambat dua minggu atau empat belas hari kerja sejak pengajuan. Tentu kamu akan sangat gembira jika permohonan visamu diterima dan kamu bisa datang untuk mengambilnya secara langsung di kedutaan negara yang bersangkutan.

Kalau sudah Eropa, jangan lupa kunjungi kota-kota favoritku ini Amsterdam, Paris dan Barcelona!

Klook.com

 

Enjoy Europe!