Cina adalah salah satu negara negara di kawasan Asia yang banyak dikunjungi wisatawan. Ada banyak tujuan wisata yang bisa dikunjungi di negara ini termasuk tembok besar China, sungai yang shui, forbidden city dan objek wisata lainnya.Kalau kamu tertarik untuk mengunjungi negara Cina untuk berlibur atau bisnis maupun untuk tujuan lainnya seperti studi, kamu bisa cek cara mendapatkan visa China dan mengajukan nya sendiri tanpa bantuan pihak lain atau agen pembuat visa di artikel ini. Saya sendiri sudah dua kali ke China dan keduanya apply visa sendiri.

Untuk memperoleh visa China, kamu bisa melalukannya di Visa Application Service Centre yang ditunjuk oleh kedutaan besar China dan konsulat jenderal China.

Kamu juga bisa cek artikel lain di blog ini untuk pembuatan visa Amerika Serikat, Eropa (visa Schengen), Korea SelatanJepangChinaAustralia, New Zeland, Inggris, KanadaRusia, TurkiDubaiIrlandiaYordania, Taiwan.

Jenis Visa China

Setidaknya ada 12 jenis Visa yang diperlukan untuk masuk ke China termasuk visa wisata, bisnis, kerja, studi dan kunjungan keluarga. Selain jenis visa tersebut, sebenarnya pemerintah China memiliki kebijakan bebas visa untuk kunjungan ke wilayah tertentu seperti di pulau selatan Hainan.

Kebijakan ini dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut. Hainan sendiri saat ini menarik kurang lebih sejuta turus asing per tahunnya. Kebijakan yang mulai dijalankan pada  bulan Mei tahun 2018 ini berlaku untuk turis dari 59 negara termasuk Indonesia dan berlaku selama 30 hari kunjungan. Namun demikian kamu harus melakukan perjalanan dengan agen perjalanan di China untuk bisa bebas visa.

Cara Mengajukan Visa China

Jika kamu tidak hanya ingin mengunjungi wilayah China yang bebas visa, kamu tentu harus mengajukan visa China terlebih dahulu supaya kunjunganmu lebih nyaman.  Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk apply visa adalah mengumpulkan semua dokumen yang di perlukan. Untuk detail cara apply visa China, simak penjelasannya berikut ini.

visa china

visa china saya untuk keperluan konferensi

Visa China Turis 

China adalah salah satu tujuan wisata populer di Asia mengingat negara ini punya tembok besar yang jadi salah satu keajaiban dunia dan tempat wisata yang menarik lainnya. Untuk visa wisata sendiri sebenarnya China sudah membebaskan visa pada beberapa negara yang dianggap memiliki ekonomi kuat termasuk Negara- negara Uni Eropa atau Schengen, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Singapore, Brunei Darusalam, Korea Selatan dan Jepang.

Indonesia sendiri masih diwajibkan untuk membuat visa dan levelnya masih setara dengan negara tetangga, Malaysia. Jadi kalau kamu berencana untuk mengajukan visa wisata atau visa L ke China, kamu mesti simak penjelasannya berikut ini!

1. Dapatkan Informasi dan Siapkan Dokumen Pendukung

Sebelum mengajukan visa pastikan kamu sudah mengecek apa saja yang diperlukan untuk mengajukan visa dengan mengunjungi situs visaforchina.org dan selanjutnya persiapkan dokumen yang diperlukan diantaranya adalah sebagai berikut

  • Paspor asli dengan setidaknya 2 halaman kosong.
  • Foto terbaru seukuran foto di paspor (dengan memperlihatkan bagian kepala hingga bahu, tampak depan, dengan latar belakang putih, ukuran 3,3 x 4,8 zoom 75% dan foto tidak boleh memakai baju berwarna putih, aksesoris Kacamata, Anting, dan Kalung)
  • Bukti pemesanan tiket pesawat pulang pergi, kemungkina visa akan ditolak jika hanya ada tiket sekali jalan. Kamu bisa pesan dummy tiket (tiket sementara yang valid) di https://www.dummyticket.com/, dengan harga murah.
  • Bukti reservasi penginapan hotel atau tempat menginap selama di China.

Bukti reservasi hotel ini bisa kamu pesan via Booking.com (pilihannya banyak, free biaya pembatalan dan banyak diskon)
Booking.com

 

2. Unduh Formulir aplikasi Visa

Unduh formulir aplikasi visa dan isi informasi yang dibutuhkan secara lengkap dengan mengunduhnya pada situs https://www.visaforchina.org/ kemudian cetak dan bubuhkan tanda tangan.

Catatan! Jika kamu berencana untuk tinggal bersama keluarga, teman atau kerabat yang tinggal di China, dan tidak memberikan bukti bukti pemesananan hotel, kamu perlu memberikan surat undangan yang ditulis tangan dan ditandatangani oleh mereka yang mengundang kamu. Surat itu harus mencakup informasi berikut :

  • Informasi pribadi aplikan : nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir.
  • Rincian kunjungan : tanggal, tempat tujuan untuk dikunjungi, nomor kontak untuk dihubungi dan tempat akomodasi.
  • Detail pihak yang diundang : nama, nomor telepon, alamat, dan hubungan dengan aplikan.

Cek contoh surat sponsor visa di sini.

Traveling Aja Dulu Book Olivia Purba

3. Kirim aplikasi

Setelah semua dokumen lengkap dan sudah selesai mengisi formulir, kamu bisa mengajukan aplikasi dan berkas visa di kantor kedutaan atau konsulat China yang ada di Jakarta, Medan, Bali atau di Surabaya. Jika lokasi tempat tinggal kamu jauh, kamu juga bisa menggunakan jasa pihak travel yang sudah ada jalur ke sana atau dengan menggunakan agen perjalanan yang terpercaya.

Berikut 4 Lokasi China Visa Center

CVASC Jakarta

China Visa Center Jakarta berada di gedung The East Building, Unit 6, Lantai 2. Jl, DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav.E 3.2 No.1 Jakarta Selatan 12950.

CVASC Medan

Untuk Sumatra, di Komplek Ruko Royal Residence, Jl. Palang Merah No.12, A U R, Kec. Medan Maimun, Medan – Sumatera Utara 20151.

CVASC Surabaya

Untuk Surabaya, China Visa Center berada di SPAZIO – 502, Komplek Graha Festival, Kav. No.3, Jl. Mayjen Yono Soewoyo Graha Famili.

CVASC Denpasar Bali

China Visa Center Denpasar berada di Grand Palace Hotel, Jl. Bypass Ngurah Rai No. 165 Denpasar

Jam Layanan Permohonan Visa China

Untuk pengajuan visa China, China Visa Center melayani kamu 5 hari kerja, dari Senin – Jumat di waktu berikut:
  • Pukul 09.00 – 15.00 : Untuk layanan pengajuan permohonan visa China (pengumpulan semua dokumen persyaratan).
  • Pukul 09.00 – 16.00 : Untuk pembayaran dan pengambilan visa.

3. Bayar biaya pembuatan visa dan ambil visa

Biaya pembuatan visa tentunya bervariasi tergantung dari jenis visa yang kamu ajukan. Untuk visa turis, single entry harganya sekitar Rp.540.000,  double entry sekitar Rp.690.000,-, dan multi entry dengan biaya mencapai sekitar Rp.840.000,-. Angka tersebut di dapat dari total biaya visa fee dan application service fee seperti di bawah.

Biaya Visa China

Jika kamu berniat untuk mengunjungi daerah otonomi Tibet, maka kamu perlu mengajukan izin khusus dari agen perjalanan lokal Tiongkok.

Visa China Bisnis 

Sama dengan visa wisata, jika kamu berencana mengadakan perjalanan bisnis ke China kamu juga mesti mengajukan visa bisnis ataua yang dikenal dengan visa tipe F. Visa ini diterbitkan untuk mereka yang akan melakukan perjalanan komersial atau bisnis dan biasanya dikeluarkan untuk entri tunggal, entri ganda, atau multiple entry. Durasi tinggal biasanya 30-60 hari.

Tidak hanya dikhususkan untuk bisnis, visa tipe F juga diberikan kenapada mereka yang akan melakukan kunjungan pertukaran studi, peninjauan, seminar, ceramah, atau mengikuti  kursus jangka pendek serta praktek kerja atau training yang dilakukan dalam jangka waktu yang jangka pendek yang tidak lebih dari 6 bulan.

Adapun jika kamu ingin mengajukan visa bisnis, kamu bisa ikuti prosedurnya berikut ini :

1.Persiapkan Dokumen

Selain mempersiapkan dokumen umum, seperti paspor, formulir aplikasi visa, dan pas foto terbaru, jenis visa ini mensyaratkan aplikan untuk memiliki surat undangan yang disediakan oleh organisasi atau perusahaan China (dengan bukti kop surat resmi, yang mencantumkan alamat perusahaan, nomor telepon/fax, tandatangan serta cap stempel dari institusi perusahaan).

Surat undangan yang terlampir harus mencakup detail informasi berikut :

  1. Informasi pribadi termasuk nama, tanggal lahir, nomor paspor, nama lengkap perusahaan tempat  bekerja, dan jabatan.
  2. Tujuan utama / maksud kunjungan
  3. Kota yang akan dikunjungi
  4. Tanggal kedatangan dan keberangkatan.
  5. Penjelasan hubungan antara perusahaan Cina dan perusahaan
  6. Penjelasan tentang siapa yang akan menanggung biaya akomodasi selama di China
  7. Informasi pribadi tentang orang yang mengundang kamu berupa nama lengkap, jabatan, rincian alamat tinggal pribadi, dan nomor telepon pribadi;
  8. Stempel resmi perusahaan atau organisasi dan tanda tangan orang yang mengundang.

2. Proses Pengajuan

Adapun proses pengajuan dan pengiriman berkas prosedurnya hampir sama dengan pengajuan visa untuk wisata. Kamu bisa mengirimkan aplikasi langsung di kantor kedutaan atau konsulat China yang ada di Jakarta atau di Surabaya. Biaya untuk visa bisnis juga sama dnegan visa wisata hanya saja untuk jenis visa bisnis, kamu bisa mengajukan pembuatan visa super kilat atau hanya sehari waktu proses.

Dengan mengajukan permohonan visa kilat, jika kamu membuatnya di pagi hari maka kamu bisa mengambilnya di sore hari dan untuk itu kamu akan diberi tambahan biaya Rp 300.000 diluar biaya pembuatan visa itu sendiri.

Selain itu kamu juga harus menunjukkan tiket pesawat di hari selanjutnya supaya pengejuan visa kilat bisa disetujui.

Demikian cara membuat visa China yang bisa diketahui dan ingat proses pembuatan visa tentunya akan memakan waktu, jadi ada baiknya jika kamu persiapkan visa jauh hari sebelum rencana keberangkatan.

Silahkan tulis di kolom komentar di bawah apabila kamu ada pertanyaan lebih lanjut lagi!

Shopping di Beijing

Shopping di Beijing tahun 2015 lalu.