Sudah capek-capek kumpulin dokumen dan bayar mahal tapi visa di tolak? Terlusuri yuk kira-kira apa alasan visa kamu bisa di tolak. Tahu 10 alasan ini juga bisa mencegah penolakan aplikasi visa kamu.

Saya sendiri untungnya belum pernah sekali pun visanya di tolak selama menjelajahi 52 negara di 6 benua. Tipsnya ya masukkan data sesuai permintaan dan jangan pernah sekali pun tipu menipu dengan dokumen-dokumen yang palsu.
Syarat visa di setiap negara memang berbeda-beda, kamu bisa liat syarat visa masing-masing negara di sini.  Langsung aja yuk simak 10 alasan kenapa visa kamu di tolak di bawah.
Kamu juga bisa cek artikel lain di blog ini untuk pembuatan visa Amerika Serikat, Eropa (visa Schengen), Korea SelatanJepangChinaAustraliaNew ZealandInggrisKanadaRusiaTurkiDubaiIrlandiaYordaniaArgentinaTaiwan.

1. Syarat Dokumen Tidak Lengkap

Ini adalah alasan utama kenapa visa kamu di tolak. Memang untuk mengurus visa banyak sekali dokumen yang harus di kumpulkan dan sering kali dokumen tersebut bercecer dimana-mana. Tipsnya kamu harus kumpulkan dokumen tersebut jauh-jauh hari.

Sebenarnya syarat visa untuk berbagai negara kurang lebih nya sama seperti bukti booking pesawat, akomodasi, bukti rekening keuangan, surat dari kantor atau sekolah, surat pernyataan kantor, surat undangan dan lain sebagiannya.

document visa

Kalau kamu sudah punya sebagian besar dokumen ini, kamu gak akan kesulitan untuk apply visa walaupun waktunya mepet.

Satu lagi, kalau visa yang kamu apply adalah visa khusus, misalnya visa kerja atau visa kunjungan bisnis, jangan sampau lupa untuk melampirkan dokumen tambahannya ya. Misalnya surat undangan untuk meeting atau surat penugasan.

Traveling Aja Dulu Book Olivia Purba

2. Syarat Dokumen Tidak Sesuai

Ini juga penting di perhatikan. Misalnya di paspor nama kamu ‘Lisa Cute’ tapi di bookingan pesawat atau hotel nama kamu ‘Lisa Imut’. Artinya data kamu tidak sinkron.

Kamu harus perhatikan bahwa di setiap dokumen yang tertulis adalah nama lengkap kamu. Kalau bisa masukkan semua nama depan, nama tengah dan nama belakang.

3. Itinerary Perjalanan Tidak Lengkap / Kurang

Itinerary perjalanan baiknya di buat sederhana dan tidak perlu di terangkan setiap jamnya kamu ngapain. Tapi kerap juga itinerary perjalanan sangat tidak jelas misalnya tidak ada keterangan tanggal/hari, akomodasi, kegiatan atau transportasi dari satu tempat ke tempat lain.

Kamu bisa cek detail itinerary jepang misalnya di artikel ini. Tapi jangan mutlak di copas ya, harus disesuaikan dengan ketertarikan kamu.
Contoh Itinerary Jepang

4. Dokumen Persyaratan Kamu Palsu

Ini pasti sudah jelas. Jangan menganggap bahwa pihak kedutaan tidak akan mengecek dan ricek dokumen kamu.

Kalau kamu kesulitan untuk booking pesawat, kamu bisa booking di booking.com (gratis pembatalan kalau misalnya kamu berubah pikiran. Kalau kamu belum yakin untuk booking pesawat, kamu bisa booking tiket sementara via www.dummyticket.com

Jadi semua dokumen kamu benar adanya!

5. Kamu Punya Catatan Kriminal

Meskipun kejahatan kamu adalah kejahatan kecil dan sekarang kamu udah tobat, tapi tetap saja jejak kriminal mu masih tercatat di pihak Kedutaan.

Argentina Peso

Logikanya adalah pemerintah asing tentunya wanti-wanti apabila orang masuk ke negaranya berpotensi melakukan tindak kriminal. Jangan sampai menjadi biang ke onaran. Oleh karenanya, jauhilah kejahatan.

6. Kamu Pernah Melanggar Aturan di Negara Tujuan

Yang paling umum terjadi adalah overstay! Awalnya kamu ke Jepang untuk tujuan kerja eh malah jadi tenaga kerja illegal. Selain melewati masa batas visa kamu malah ambil kerja yang tidak terdaftar di pemerintah.

Ini kasus yang paling sering menimpa WNI dan ini juga salah satu factor yang membuat negara asing wanti-wanti sama paspor Indonesia.

Kerja illegal di luar negeri, selain tidak aman karena tidak ada jaminan lindungan dan asuransi dari pemberi kerja, kamu juga akan mengalami kesulitan untuk keluar masuk negara lain di kemudian harinya.

7. Paspor Akan Expired 6 Bulan Lagi

6 Bulan sebelum expired adalah persyaratan yang umumnya diberlakukan oleh negara-negara di dunia untuk pengajuan visa bagi warga asing.

Ada juga negara seperti Australia yang mewajibkan usia paspor minimal 12 bulan (1 tahun) sebelum expired.

Makanya sebelum apply visa, cek dulu masa berlaku paspor kamu. Mending lebih awal di perpanjang daripada visa di tolak.

8. Cuma 1 Halaman Paspor Yang Kosong

Ini khususnya untuk yang sering mondar mandir ke luar negeri. Paspor Indonesia memiliki 48 halaman dan berlaku selama 5 tahun. Sesering apa sih kamu keluar negeri sampai halamannya habis?

Tapi kalau memang kejadiannya halamannya habis kamu harus cepat-cepat buat paspor baru meskipun paspor kamu masih lama expirednya. Hal ini karena banyak negara yang mewajibkan pemohon visa untuk memiliki setidaknya 2 halaman yang kosong. Satu halaman nantinya akan di tempel visa dan halaman lainnya untuk stempel pada saat ketibaan.

9. Saldo Minimal Tabungan Tidak Kurang

Sebagian besar Kedutaan mewajibkan pemohon visa untuk melampirkan rekening koran atau bukti keuangan setidaknya 3 bulan terakhir. Hal ini untuk memastikan bahwa kamu memiliki dana dan tidak berakhir menjadi begpacker di negara asing.

Selain mealmpirkan bukti keuangan kamu juga wajib memiliki saldo minimum di rekeningmu. Tiap negara kebijakannya berbeda. Misalnya untuk Jepang, jumlah hari kunjungan di kalikan 1 juta. Jadi kalau kamu mau berkunjung 10 hari totalnya adalah 10 juta.

Kalau kamu tidak punya dana di rekening, kamu bisa juga melampirkan surat pernyataan sponsor. Misalnya pacar/keluarga kamu yang akan membayar biaya selama di tempat tujuan atau kantor kamu apabila perjalanan tujuannya adalah bisnis.

rupiah

10. Wilayah Yurisdiksi Tidak  Sesuai (Khusus untuk Visa Jepang)

Ini pengalaman saya pribadi. Rencana mau ke Jepang seminggu lagi baru apply sekarang (jangan di tiru ya guys). Alasannya sih karena paspor. Karena saya waktu itu tinggal di Bali untuk alasan kerja, saya apply di Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar. Liat soal yuriksi untuk visa Jepang di https://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

Pas masuk, eh semua dokumen saya di tolak karena KTP saya Sumatra Utara! Saya di minta untuk apply dari Medan. Gimana caranya coba kan saya punya kerja! Ribet gak sih acara yuridksi gini. Mendingan yang visanya sekarang online system kayak New Zealand dan Australia.  Loh malah curhat?

visa jepang

Solusinya waktu itu saya kirim semua dokumen itu ke Medan dan buat surat pernyataan untuk di wakilkan dan yang ngurus semuanya adalah ortu saya. Dan karena sangkit mepetnya saya harus pakai jasa pengiriman yang satu hari sampai (bukan satu malam tapi satu hari! Hari itu juga!). Biayanya adalah Rp.600.000! Duh udah visa mahal, pengiriman mahal lagi. Buat ngenes. Tapi terbalas dengan pengalaman traveling di Jepang yang seru!

Kalau gak mau ribet visa, kamu bisa berwisata di negara bebas visa paspor Indonesia di bawah

Daftar Negara Bebas Visa Paspor Indonesia

Kesimpulannya adalah perhatikan syarat-syarat visa, lengkapi semua dokumen dan persiapkan waktu yang cukup biar visa kamu gak di tolak. Kira-kira mau apply visa di mana? Share di komen ya!