Susah Senangnya Kuliah Di Melbourne, Dari Kerja Part Time Hingga Proses Adaptasi Diri

Bisa kuliah atau menjalani studi di luar negeri tentu jadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan sekaligus membanggakan. Salah satu kota yang jadi tujuan untuk berkuliah para pelajar dan masuk sebagai salah satu kota yang dinobatkan sebagai The most liveable city in the world peringkat pertama dan kedua yang paling layak dihuni  adalah Melbourne, Australia.  Pantas saja jika kota Melbourne mendapat predikat tersebut karena memang kotanya sangat multiculture, banyak tempat hiburan, sering ada festival gratis, ragam makanan yang bervariasi dari berbagai negara, kafe-kafe lucu yang terselip di antara gang-gang kecil, kota yang modis dan tempatnya para hipster. Lantas pengalaman apa saja yang bisa kamu dapatkan sewaktu melanjutkan studi di kota ini? Cek ulasannya berikut!

  1. Menyelusuri Kota Pesisir Unik yang Multikultural

Jika kamu punya kesempatan untuk bersekolah di Melbourne, kamu pastinya akan punya kesempatan mengunjungi tempat-tempat menarik di kota ini. di Melbourne juga ada beberapa jalankecil (lane) di pusat kota yang banyak dihiasi mural dan gravity yang bagus-bagus. Tadinya anak muda di sana seperti a diberi tempat khusus berkreasi yang pada akhirnya malah menjadi daya tarik wisatawan.

Kota Melbourne terletak tak jauh dari pesisir pantai yang juga jadi daya tarik  kota ini. Pantai yang paling terkenal adalah St. Kilda Beach yang berada dekat dengan pusat kota dan banyak kafe, restoran, bar,dan club malam. Kalau ingin mengunjungi pantai yang lebih sepi dan tenang kamu bisa datang ke Brighton Beach yang indah karena dihiasi gudang kayu warni-warni disepanjang pantanya.

Untuk mencapai pantai, kamu cuma perlu naik train atau trem dan lanjut jalan kaki ke pinggir pantainya. Moda transportasinya juga banyak dan nyaman; ada trem, kereta, bus dan jam operasionalnya sampai tengah malam., bahkan ada juga yang sampai pagi. Jadi untuk urusan mencari angkutan umum di sini kamu tak perlu bingung. Mau pergi jam berapa saja tak perlu takutdan yang paling penting transportasi kota juga aman dan nyaman di kendarai.

  1. Kerja Part Time

Mahalnya biaya kuliah di Australia membuat banyak pelajarnya memilih menjalani pekerjaan part time. Pekerjaan yang paling umum diantaranya adalah dengan bekerja di kafe, restoran atau jadi penjaga toko baju, kosmetik, sepatu, dan retail lainnya. Dengan bekerja paruh waktu, kita bisa mengerti bagaimana dan seperti apa rasanya bekerja dengan orang lain, atau berinteraksi dengan banyak orang yang berbeda wataknya. Hal itu tentunya akan membantu mengasah mental dan kepribadian kita.

Selain menambah pengalaman, hasi dari bekerja part time bisa kamu gunakan untuk hal lainnya seperti untuk belanja, atau  menabung untuk mengikuti trip keliling Australia seperti mengunjungi Tasmania, Gold Coast, Brisbane dan lainnya. Pokoknya jangan sia-siakan kesempatan selagi di sana, siapa tahu kamu tak bisa balik lagi ke Australia, ya kan?

  1. Wisata Kuliner dan Belanja yang Beragam

Melbourne juga jadi tempat wisata kuliner dan belanja yang tentunya cukup menarik untuk dicoba. Berbagai macam kuliner bisa ditemukan disini bahkan kamu bisa kebingungan ingin makan di restoran negara mana jika mengunjungi kota ini. Pastinya kamu tak akan kehabisan referensi untuk makan enak jika gemar berkuliner. Kamu juga bisa membungkus sisa makanan yang porsinya besar jika tidak habis makan di restoran, lumayan untuk berhemat bukan?

Jika ingin belanja, kamu juga bisa mengunjungi berbagai pertokoan atau pusat perbelanjaan asalkan kamu buru-buru datang karena toko-toko di sini umumnya tutup pukul 4.50 atau pukul 5 sore, kecuali supermarket yang biasanya tutup pukul 10 malam. Cuma convenient store tertentu yang buka 24 jam seperti Seven Eleven.

  1. Adaptasi Diri Di Kota Melbourne

Di negara manapun kamu tinggal, kamu tentu harus bisa beradaptasi dengan lingkungannya termasuk jika kamu berkuliah di Melbourne. Bebarapa adaptasi yang harus kamu lakukan di sini antara lain adalah berbicara dengan bahasa Inggris pada setiap percakapan karena tentunya penduduk dan pelajar lain menggunakan bahasa tersebut. Selain itu kamu juga harus terbiasa menggunakan tissue dalam toilet untuk membersihkan diri, tidak seperti di Indonesia yang menggunakan air di toilet.

Kota Melbourne juga menunututmu untuk bisa disiplin khususnya dalam berkendara karena moda transportasi disini selalu tepat waktu, sehingga kamu juga perlu tepat waktu dan harus bisa mengestimasi perjalanan yang kamu tempuh. Di musim dingin, kamu juga harus sedia pakaian super tebal jika tak mau kedinginan pastinya, dan menggunakan pakaian super tipis saat musim panas karena tidak seperti di Indonesia, suhu musim panas di sana bisa mencapai 40 derajat celcius, kebanyang kan panasnya?

Ada banyak hal lain yang mungkin tidak akan kamu jumpai di Australia seperti di Indonesia seperti tidur dengan menggunakan guling, karena masyarakat Australia tidak mengenal guling lho! Jadi, selama di sana ada baiknya kamu pelajari budaya dan kebiasaan penduduknya supaya lebih mudah beradaptasi.