Alasan kenapa saya bisa keliling di luar negeri dan gak bangkrut adalah karena saya di luar negeri sambil kuliah. Selain itu sebagian kuliah saya di luar negeri juga di biayai lewat program beasiswa. Saya sudah pernah kuliah di Australia, Amerika Serikat dan Jepang semuanya lewat program beasiswa. Nah buat kamu yang juga berniat kuliah ke luar negeri, motivation letter alias essay beasiswa adalah hal pertama yang paling penting beasiswa. Di sini saya mau berbagi contoh essay beasiswa yang saya tulis yang berhasil tembus keberbagai universitas bergengsi di seluruh di dunia.

Tapi perlu di perhatikan contoh essay beasiswa di bawah ini lebih fokus pada beasiswa untuk kuliah di luar negeri jenjang s2 dan s3. Meskipun begitu, tips yang disampaikan di sini bisa juga kamu gunakan untuk essay beasiswa di jenjang S1 karena intinya sama yakni berhasilkan meyakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu adalah kandidat yang tepat. Sebagai informasi, saya juga sempat mendapatkan 8 beasiswa kuliah untuk S1, S2 dan non-degree study seperti pertukaran pelajar.

Isi Essay Beasiswa

Pada dasarnya, di dalam isi essay beasiswa (motivation letter) kamu harus jelasin bagaimana track record diri kamu agar terlihat menarik oleh pihak beasiswa, seperti:

  • Latar belakangmu
  • Kelebihanmu dan sebutkan contoh dimana kamu menjadi solusi
  • Kekuranganmu yang akan bisa kamu atasi dengan mengambil kuliah yang kamu
  • Riwayat pendidikanmu (sekolah/kuliah)
  • Pengalaman kerja/organisasi
  • Visi dan misi kedapan terkait dengan bidang studi
  • Alasan mendaftar di jurusan & kampus tersebut

Motivation letter ini adalah penentu awal apabila pemberi beasiswa akan meluluskan kamu untuk program beasiswa yang mereka tawarankan. Oleh karena itu kamu tidak boleh terburu-buru dalam menuliskannya. Setiap kata-kata yang kamu tuangkan harus di pikirkan matang-matang. Kamu juga bisa menunjukkan essay tersebut ke teman atau saudara sehingga kamu dapat masukan untuk membuat essay kamu lebih baik lagi.

Traveling Aja Dulu Book Olivia Purba

Contoh Pargapraf Essay Beasiswa

Paragraf 1: Alasan kita ingin mengambil jurusan tersebut

Sama kayak bikin cerita, kamu harus membuat alurnya biar makin menarik. Sampaikan dengan bahasa yang ringkas, padat, dan lugas. Jangan bertele-tele panjang lebar. Jelasin alasanmu mengambil jurusan tersebut dan seberapa passionate kamu di bidang itu. Apa kah itu akan membantu karier mu di kemudian hari dan apakah akan bisa kamu gunakan untuk kemajuan organisasi tempat kamu kerja atau bahkan untuk negara?

Paragraf 2: Kenapa memilih kampus dan negara tersebut

Jelasin keunggulan kampus & negara yang kamu pilih dibanding kampus yang lain. Berikan alasannya secara singkat namun padat. Apa yang kamu pelajari di kampus dan negara tersebut yang tidak bisa kamu dapatkan di Indonesia. Bagaimana kamu bisa membagikan ilmu yang kamu dapat di kampus dan negara tersebut  ke  masyarakat Indonesia.

Paragraf 3: Prestasi

Tulis segala prestasi yang pernah kamu raih. Entah itu selama bersekolah/kuliah baik itu prestasi tingkat kota, provinsi, hingga nasional (jika ada). Kamu juga bisa tuliskan apa saja skill yang kamu punya, kegiatan volunteer atau internship, serta pekerjaan yang pernah kamu lakukan (dalam hal ini berkaitan dengan studi yang kamu ambil).

Paragraf 4: Kenapa kamu berbeda dengan peserta lain

Tentunya banyak peserta lain yang punya kelebihan masing-masing. Tugas kamu adalah identifikasi kelebihan kamu untuk dijadikan sebagai ‘senjata’ yang membuat kamu spesial dibanding peserta lain.  Buat seterkesan mungkin, jangan mengikuti template motivation letter orang lain. Cukup dijadikan acuan aja.

Paragraf 5: Penutup

Di kalimat akhir, kamu harus buat closing statement yang merupakan ringkasan dari essay kamu. Kamu harus bisa meyakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Kamu juga wajib mempersiapkan waktu untuk menuliskan essay beasiswa ini. Sisain waktu khusus, nggak boleh asal, nggak boleh kebut semalam, karena ada materi yang harus kamu siapin, nyusun kerangkanya, hingga sampai di fase proofreadingnya dan ini semua membutuhkan waktu yang gak sebentar.

Contoh Essay Beasiswa S2 Luar Negeri

contoh essay beasiswa olivia purba

Untuk konsultasi lebih lanjut terkait essay beasiswa, kamu bisa buat konsultasi pribadi dengan saya disini.

Contoh Essay Permohonan Beasiswa S2 S3 ke Professor di Luar Negeri

Ada dua jenis perkuliahan S2 di luar negeri, master by research dan master by course. Master by research artinya sebagian besar pembelajaran kamu adalah by research atau penelitian dengan hasil akhir disertasi. Sementara untuk master by course, sebagian besar perkuliahan adalah duduk di kelas untuk seminar, diskusi atau tutoring. Meskipun begitu master by research juga punya beberapa komponen perkuliahan dimana kamu harus duduk di kelas untuk mengikuti seminar. Umumnya di langsungkan pada awal perkuliahan untuk mengasah teori dan konsep.

Untuk kamu yang ingin kuliah di negara tertentu seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, kamu wajib menggunakan sistem pembelajaran master by research.Artinya sebagai calon mahasiswa, kamu wajib mengirimkan e-mail ke profesor terlebih dahulu, meminta kesediaan beliau untuk jadi pembimbing riset-mu nanti dan ini. Penerimaan dari professor ini bisa menjadi tambahan nilai dalam aplikasi kamu.

kuliah di Australia

Asiknya kuliah di Canberra, bisa sering ketemu dengan Pak Dubes 🙂

Berikut hal-hal yang harus kamu perhatikan saat mengirim e-mail ke profesor:

Perhatikan alamat e-mail profesor & subjectnya. Jangan gunakan  alamat e-mail yang tidak professional dan jangan sampai typo di subject yang kamu tulis. Sebelum kamu klik send, kamu harus cek lagi kata-katanya. Berikut isi email yang  harus kamu perhatikan.

  1. Paragraf 1 : Kenalin ‘siapa kamu’, lulusan dari universitas mana, jurusan apa, dan riset kamu sebelumnya.
    Contoh: Greetings! My name is Olivia from Indonesia. I graduated from the University of Indonesia with the focus of study in International Relations, Faculty of Social and Political Science.
  2. Paragraf 2 : Utarakan riset apa yang akan kamu lakukan untuk studi-mu selanjutnya. Sertakan alasanmu memilih profesor tersebut untuk jadi dosen pembimbingmu .Contoh: Your research about Bilateral Relations between China and US year 2014-2018  is similar to what I’m currently doing as a public policy officer.
  3. Paragraf 3 : Kasih tau darimana biaya studi S2/S3-mu dari mana. Self funded atau beasiswa. Yakinin profesor untuk kasih approval biar kamu bisa tembus beasiswa yang diinginkan. Contoh: My plan is to apply for the LPDP Scholarship provided by Indonesian Government which has a deadline on 30 April.

Pada akhir kalimat, jangan lupa ucapkan terima kasih! Setelah itu, barulah kamu bisa mendaftarkan diri ke kampus atau beasiswa yang kamu incar. Lengkapi segala dokumen yang diminta, seperti: CV, sertifikat bahasa asing, transkip kuliah dan tentunya essay beasiswa.

Cek juga tips dapat beasiswa dari video di bawah, jangan lupa subscribe channel Youtube ku ya!